Persepsi Masyarakat Terhadap Respon Pemerintah Dalam Penanganan Bencana Banjir Di Kecamatan Baleendah

Penulis

  • Atya Putri Rizqiani FISIP, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati
  • Risva Meisya FISIP, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati
  • Sofa Khoeriah FISIP, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati
  • Muhammad Andi Septiadi FISIP, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati

DOI:

https://doi.org/10.33751/jekota.v2i2.108

Kata Kunci:

Banjir, Kecamatan Baleendah, Penanganan Bencana, Persepsi Masyarakat, Respon Pemerintah

Abstrak

ABSTRAK

Wilayah Kecamatan Baleendah di Kabupaten Bandung dikenal sebagai salah satu daerah rawan banjir yang hingga kini masih menghadapi permasalahan dalam penanganan bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap respon pemerintah dalam menangani bencana banjir tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dan dianalisis menggunakan metode SYMLOG. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Analisis difokuskan pada lima dimensi SERVQUAL: bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat menilai respon pemerintah masih kurang memadai, terutama dalam hal kesiapan sarana, kecepatan serta konsistensi tindakan, dan komunikasi langsung di lapangan. Meskipun terdapat upaya perencanaan dari pemerintah, masyarakat belum merasakan dampak konkret yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Simpulan penelitian menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara strategi pemerintah dan harapan masyarakat. Temuan ini menjadi masukan penting dalam merancang kebijakan penanganan bencana yang lebih responsif dan berorientasi pada kebutuhan warga.

 

Kata Kunci: Banjir, Tanggap Bencana, Penanganan Bencana, Persepsi Masyarakat, Respon Pemerintah

 

ABSTRACT

The Baleendah District area in Bandung Regency is known as one of the flood-prone areas, which is still facing problems in disaster management. This research aims to determine the public's perception of the government's response in dealing with the flood disaster. The method used is qualitative research with a case study approach, and analyzed using the SYMLOG method. Data collection techniques include observation, in-depth interviews, and document study. The analysis focused on five dimensions of SERVQUAL: tangibles, reliability, responsiveness, assurance, and empathy. The research results show that the public considers the government's response to be inadequate, especially in terms of the readiness of facilities, speed and consistency of action, and direct communication in the field. Despite planning efforts from the government, the community has not experienced concrete impacts that meet their needs. The research conclusions show that there is a mismatch between government strategy and community expectations. These findings provide important input in designing disaster management policies that are more responsive and oriented to the needs of residents.

 

Keywords: Flood, Disaster Responses, Disaster Management,  Government Response, Public Perception

Referensi

Almuthorri, F. M. (2019). Strategi Adaptasi Masyarakat Dalam Menghadapi Bencana Banjir Kali Lamong Di Kecamatan Benjeng Kabupaten Gresik Provinsi Jawa Timur. Swara Bhumi, 1(3), 3–5. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/swara-bhumi/article/view/29061

Amien, M. F. (2024). Persepsi Masyarakat Tentang Pengetahuan Mitigasi Bencana Banjir Di Kelurahan Gondrong Kecamatan Cipondoh Kota Tangerang. In Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/78290

Ammelia, I., Lestari, D. S., Al Ghazy, G. T., & Wibowo, Y. A. (2022). Integrasi Materi Kebencanaan Pada Jenjang Sekolah Dasar Di Kecamatan Ngargoyoso, Jawa Tengah. Indonesian Journal of Environment and Disaster, 1(1), 60–72. https://doi.org/10.20961/ijed.v1i1.66

As Siddiqi, M. Z. R., Pirngadie, B. H., & Nurwulandari, F. S. (2017). Sanitasi Dalam Bahaya Bencana Banjir, Bagaimana Cara Menanganinya? Studi di Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung. Jurnal Planologi Unpas, 4(3), 861–874. https://www.journal.unpas.ac.id/index.php/planologi/article/download/712/401

Brata, A. W., Anwar, Y., & Rahmadi. (2024). Persepsi Dan Partisipasi Masyarakat Terhadap Penanggulangan Bencana Banjir Di Kecamatan Samarinda Utara Kota Samarinda. Geography Science Education Journal (GEOSEE), 5, 1–7. https://jurnal.unsil.ac.id/index.php/geosee/article/view/12604

Falihin, D., Balkis, S., Mauliadi, R., & Amelia, R. (2021). Persepsi Masyarakat Terhadap Bencana Banjir di Kabupaten Soppeng. Seminar Nasional Hasil Penelitian 2021: Prosiding Edisi 3, 527–535. https://ojs.unm.ac.id/semnaslemlit/article/view/25289

Hafizha, M. H., Indra, S., & Persada, P. (2023). Rancangan Motion Graphic Kampanye Banjir Baleendah. Jurnal Penelitian Mahasiswa Desain, 03(01), 15–33. https://ojs.unikom.ac.id/index.php/divagatra/article/view/9556

Hamzah, A. (2020). Metode Penelitian Studi Kasus Single Case, Instrumental Case, Multicase, dan Multisite. Literasi Nusantara.

Hasanah, N. (2022). Persepsi Masyarakat Terhadap Mitigasi Pra Bencana Banjir Di Kelurahan Padurenan Kecamatan Karang Tengah Kota Tangerang. In Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/64756

Ikhsan, W. M. N., Darwis, R. S., & Zainuddin, M. (2022). Modal Sosial Dalam Pengelolaan Bantaran Sungai Citarum Sektor 7 Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung Social Capital In The Management Of The Citarum Riverbank Sector 7 , Baleendah Sub-District , Bandung District Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial. Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial, 5(1), 48–64. https://doi.org/10.24198/focus.v5i1.40707

Mazlan, Tjahjono, B., & Barus, B. (2020). Bahaya Banjir Dan Longsor Di Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung Jawa Barat. 22(April), 1–9. https://journal.ipb.ac.id/index.php/jtanah/article/download/31231/21107/

Pabowo, R. G. M., & Eldon, M. (2018). Kajian Pengetahuan Dalam Manajemen Bencana Di Kabupaten Tulungagung. Jurnal BENEFIT, 5(1), 60–77. https://journal.unita.ac.id/index.php/benefit/article/view/159

Parasuraman, A., Zaithaml, V. A., & L., A. B. L. (1988). SERVQUAL : A Multiple-Item Scale for Measuring Consumer Perceptions of Service Quality. Jurnal Of Retailing, 64(January), 12–40.

Rafdi, M. A., & Kusumah, D. O. S. (2023). Peran Infrastruktur Jalan Dan Drainase Dalam Upaya Adaptasi Dan Mitigasi Bencana Banjir Terkait Konsep Climate Resilient Infrastructure Studi Kasus: Kecamatan Baleendah. Jurnal Darma Agung, 31(1), 402. https://doi.org/https://jurnal.darmaagung.ac.id/index.php/jurnaluda/article/view/3020

satudata.bandungkab.go.id. (2025). Jumlah kejadian bencana. Portal Satu Data Kab. Bandung. https://satudata.bandungkab.go.id/dataset/jumlah-kejadian-bencana

Tsaqifahukama, K., Nursyela, R., Septiyani, V., & Maharani, W. (2025). Analisis Tingkat Kerawanan Banjir Di Daerah Kecamatan. NJMS : Nusantara Journal of Multidisciplinary Science, 2(6), 1216–1221. https://jurnal.intekom.id/index.php/njms/article/view/1004

Valentina, S. P., & Ilham, M. (2024). Evaluasi Pelaksanaan Kesiapsiagaan Bencana Banjir Di Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat. Institut Pemerintahan Dalam Negeri. http://eprints.ipdn.ac.id/17075/

Diterbitkan

2025-12-30

Cara Mengutip

Rizqiani, A. P., Meisya, R., Khoeriah, . S. ., & Septiadi, M. A. . (2025). Persepsi Masyarakat Terhadap Respon Pemerintah Dalam Penanganan Bencana Banjir Di Kecamatan Baleendah. Jendela Kota: Jurnal Perencanaan Dan Pengembangan Wilayah Dan Kota, 2(2), 77–90. https://doi.org/10.33751/jekota.v2i2.108