Analisis Kemampuan Lahan di Kabupaten Cianjur
DOI:
https://doi.org/10.33751/jekota.v2i2.128Keywords:
Kemampuan, Lahan, PengembanganAbstract
ABSTRAK
Peningkatan jumlah penduduk yang berdampak pada kebutuhan pembangunan di Kabupaten Cianjur mendorong perlunya pemahaman terkait karakteristik fisik dan kapasitas alami suatu lahan sebagai dasar dalam merumuskan arah pengembangan kawasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan lahan di Kabupaten Cianjur. Penelitian dilakukan dengan menganalisis satuan kemampuan lahan yang berpedoman pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 20/PRT/M/2007. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang diperoleh dari kajian pustaka teoritis, telaah dokumen kebijakan, serta survei data instansi. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif kuantitatif dan analisis spasial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan lahan di Kabupaten Cianjur terdiri dari kelas kemampuan lahan B (rendah) seluas 1,405 Ha (0,0004%), kelas kemampuan lahan C (sedang) seluas 206.923,287 Ha (57,17%), kelas kemampuan lahan D (agak tinggi) seluas 152.940,164 Ha (42,26%), dan kelas kemampuan lahan E (tinggi) seluas 2.079,459 Ha (0,57%). Lahan yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan kawasan merupakan lahan yang memiliki kelas kemampuan lahan C, D, dan E. Kecamatan yang memiliki luas lahan dengan kelas E terbesar adalah Kecamatan Kadupandak dengan luas 401,437 Ha, sedangkan kecamatan yang memiliki luas lahan kelas B terbesar adalah Kecamatan Sukaluyu dengan luas 0,419 Ha.
Kata Kunci: Kemampuan, Lahan, Pengembangan
ABSTRACT
The increase in population, which impacts the development needs in Cianjur Regency, necessitates an understanding of the physical characteristics and natural capacity of land as a basis for formulating development directions in the area. This study aims to assess the land capability in Cianjur Regency. The research was conducted by analyzing land capability units in accordance with the Regulation of the Minister of Public Works Number 20/PRT/M/2007. The data used in this study are secondary data obtained from theoretical literature reviews, policy document analyses, and institutional data surveys. The analytical methods employed were quantitative descriptive analysis and spatial analysis. The results indicate that the land capability in Cianjur Regency consists of class B (low) covering 1,405 ha (0.0004%), class C (moderate) covering 206.923,287 ha (57.17%), class D (moderately high) covering 152.940,164 ha (42.26%), and class E (high) covering 2.079,459 ha (0.57%). Land suitable for development includes classes C, D, and E. Among the districts, Kadupandak District has the largest area of class E area at 401,437 ha, while Sukaluyu District has the largest area of class B area at 0,419 ha.
Keywords: Capability, Development, Land
References
Badan Pusat Statistik Kabupaten Cianjur. (2024). Kabupaten Cianjur Dalam Angka 2024.
Food and Agriculture Organization of the United Nations. (1976). A Frame Work For Land Evaluation (Vol. 32). FAO Soils bulletin.
Kowal, R. R., Rogi, O. H. A., & Karongkong, H. H. (2019). Evaluasi Kesesuaian Lahan Permukiman di Kecamatan Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Jurnal Spasial, 6(3), 658–669. https://doi.org/10.35793/sp.v6i3.25790
Mardiyanah. (2005). Evaluasi Kemampuan Lahan Di Wilayah Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan [Tugas Akhir, Universitas Negeri Semarang]. https://lib.unnes.ac.id/450/1/1138.pdf
Nirmala, Usman, I., & Karim, J. (2020). Evaluasi Daya Dukung Lingkungan Berbasis Kemampuan Lahan Di Kecamatan Kulisusu Utara Kabupaten Buton Utara. JAGAT Jurnal Geografi Aplikasi Dan Teknologi, 4(2), 85–95. http://doi.org/10.33772/jagat.v4i2.15336.g10410
Pedoman Teknik Analisis Aspek Fisik & Lingkungan, Ekonomi Serta Sosial Budaya Dalam Penyusunan Rencana Tata Ruang, Pub. L. No. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia No.20/PRT/M/2007, 1 (2007).
Ruslisan, Zahira, F. S., & Dharmasanti, R. (2015). Prediksi Perubahan Penggunaan Lahan Terbangun Terhadap Kesesuaian Rancangan Tata Ruang Wilayah Menggunakan Regresi Logistic Binner Berdasar Data Spasial dan Penginderaan Jauh di Kota Semarang. CoUSD Proceedings Pembangunan Inklusif: Menuju Ruang Dan Lahan Perkotaan Yang Berkeadilan, 51–67.
Satria, M., & Rahayu, S. (2013). Evalauasi Kesesuaian Lahan Permukiman. Teknik PWK, 2(1), 160–167. https://doi.org/10.14710/tpwk.2013.1434
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R & D (13th ed.). Penerbit Alfabeta.
Sukarman, Las, I., Noor, M., & Tafakresnanto, C. (2021). Pengelolaan Lahan Berkarakter Khusus (W. Adhy & E. Tarma, Eds.). IAARD Press.
Syarifudin, D., & Ishak, R. F. (2020). The Importance of Rural Social Productive Space to Increase the Social Capital of Agribusiness Community in Agropolitan Area. Jurnal Wilayah Dan Lingkungan, 8(1), 67–83. https://doi.org/10.14710/jwl.8.1.67-83
Sari, S. W, Wirosoedarmo, R., & Rahadi W., J. B. (2014). Identifikasi Pemanfaatan Lahan Sempadan Sungai Sumbergunung di Kota Batu. Jurnal Sumberdaya Alam Dan Lingkungan, 1(2), 25–30. https://jsal.ub.ac.id/index.php/jsal/article/view/123
Widyastuty, A. A. S. A., Bhuwaneswari, A. B. T., & Zulkarnain, L. (2020). Analisis Kemampuan Lahan Permukiman di Kawasan Strategis Ekonomi. Jurnal Penataan Ruang, 15(2), 71. https://doi.org/10.12962/j2716179X.v15i2.7382
Wijaya, I. M. H., Prasetyo, L. B., & Rusdiana, O. (2015). Evaluasi Kesesuaian Dan Kemampuan Lahan Terhadap RTRW Kanupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. Jurnal Pengelolaan Sumber Daya Alam Dan Lingkungan, 5(2), 148–160. https://doi.org/10.19081/jpsl.5.2.148
Wirawan, R. R., Kumurur, V. A., & Warouw, F. (2019). Daya Dukung Lingkungan Berbasis Kemampuan Lahan di Kota Palu. Jurnal Spasial, 6(1), 137–148. https://doi.org/10.35793/sp.v6i1.23294
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jendela Kota: Jurnal Perencanaan dan Pengembangan Wilayah dan Kota

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





